Efektivitas Aplikasi Goparks dalam Meningkatkan Pengetahuan Akreditasi pada Petugas Klinik di Jakarta Timur Tahun 2025

Aris Nur Ramdhani, Sesharia Yenita Eka Putri, Siti Rusmiati, Riskie Wulancahya, Wakhidah Lilliana, David Casa Rawando

Abstract

Akreditasi merupakan upaya penting dalam peningkatan mutu pelayanan kesehatan, namun pelaksanaannya di tingkat klinik masih menghadapi kendala seperti keterbatasan pengetahuan, sumber daya manusia, dan akses pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan aplikasi Goparks terhadap peningkatan pengetahuan petugas klinik mengenai akreditasi di Jakarta Timur tahun 2025. Penelitian menggunakan desain pre-experimental one group pretest-posttest dengan melibatkan 52 klinik yang belum terakreditasi. Instrumen berupa kuesioner berisi 25 pertanyaan pilihan ganda tentang akreditasi, dengan data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan perhitungan N-Gain. Hasil analisis menunjukkan nilai p-value 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat perbedaan signifikan antara skor pretest dan posttest. Proporsi klinik dengan kategori pengetahuan baik meningkat dari 3,8% menjadi 11,5%, sedangkan kategori cukup meningkat dari 46,2% menjadi 82,7%. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,28 menunjukkan peningkatan dalam kategori rendah. Hasil ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi Goparks berpengaruh positif terhadap peningkatan pengetahuan petugas klinik, terutama dalam aspek pemahaman konsep dan prosedur akreditasi. Meskipun peningkatan kuantitatif masih tergolong rendah, aplikasi ini terbukti efektif sebagai inovasi digital yang memperkuat pembelajaran kognitif dan mendukung implementasi transformasi digital di sektor kesehatan.

References

Bloom, B. S. (1956). Taxonomy of educational objectives: The classification of educational goals. Longman Group.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2020 tentang akreditasi rumah sakit. Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 34 Tahun 2022 tentang akreditasi puskesmas, klinik, laboratorium, dan UTD. Kementerian Kesehatan RI.
Maharani, C., & Diatri, D. (2024). Persiapan dan pelaksanaan akreditasi di klinik pratama sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama: Sebuah studi kasus. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 8(3), 140–158.
Octavia, P. (2024). Pengaruh akreditasi terhadap peningkatan kualitas pelayanan kesehatan: Literature review. Jurnal Lentera Kesehatan Masyarakat, 3(1), 53–66.
Republik Indonesia. (2023). Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang kesehatan. DPR RI.
Rushe, R., Girsang, E., & Nasution, S. L. R. (2024). Implementasi kebijakan akreditasi di klinik pratama. Journal of Telenursing (JOTING), 6(2), 2075–2084.
Setiawan, R., & Mulyadi, A. (2020). Pemanfaatan aplikasi digital dalam peningkatan mutu layanan kesehatan primer. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 109–120.
Solehudin, S., & Sihura, S. S. G. (2023). Pengaruh akreditasi terhadap peningkatan mutu pelayanan rumah sakit. Jurnal Medika Husada, 3(1), 25–36.
Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur. (2025). Survei hambatan akreditasi klinik. Suku Dinas Kesehatan Kota Administrasi Jakarta Timur.
Winarni, I., & Peristiowati, Y. (2022). Implementation of recommendations results post-accreditation of health centers in Sumenep Regency towards pall accreditation. Journal for Quality in Public Health, 5(2), 675–679.
World Health Organization. (2021). Global strategy on digital health 2020–2025. WHO.
Novitasari, M., Budiyanti, R. T., & Sriatmi, A. (2022). Kesiapan akreditasi klinik pratama dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Link, 18(1), 1–9.
Anggraini, A. N., Kur’aini, S. N., & Prasastin, O. V. (2024). Pemenuhan standar manajemen fasilitas dan keselamatan (MFK) dalam pencapaian akreditasi klinik pratama di Pontianak. Jurnal Riset Sains dan Kesehatan Indonesia, 1(3), 99–108.
Suryanto, H. (2022). Faktor penyebab ketidaksiapan Klinik “X” menghadapi akreditasi: Pendekatan kualitatif. Jenggala: Jurnal Riset Pengembangan dan Pelayanan Kesehatan, 1(2).
Pongtambing, Y. S., & Sampetoding, E. A. M. (2023). Transformasi digital pada layanan kesehatan berkelanjutan di Indonesia. SainsTech Innovation Journal, 6(2), 412–420.

Authors

Aris Nur Ramdhani
4arganbanpt@gmail.com (Primary Contact)
Sesharia Yenita Eka Putri
Siti Rusmiati
Riskie Wulancahya
Wakhidah Lilliana
David Casa Rawando
Ramdhani, A. N., Putri, S. Y. E., Rusmiati, S., Wulancahya, R., Lilliana, W., & Rawando, D. C. (2026). Efektivitas Aplikasi Goparks dalam Meningkatkan Pengetahuan Akreditasi pada Petugas Klinik di Jakarta Timur Tahun 2025. Journal of Midwifery and Health Science of Sultan Agung, 5(1), 84–92. https://doi.org/10.30659/jmhsa.v5i1.153

Article Details